GURU TETAP TERIMA TUNJANGAN PROFESI WALAUPUN JUMLAH SISWA TIDAK MEMENUHI RASIO PESERTA DIDIK PADA ROMBONGAN BELAJAR YANG TIDAK PARALEL - INFO MENDIKBUD

GURU TETAP TERIMA TUNJANGAN PROFESI WALAUPUN JUMLAH SISWA TIDAK MEMENUHI RASIO PESERTA DIDIK PADA ROMBONGAN BELAJAR YANG TIDAK PARALEL

Infomendikbud.com - Assalamualaikum wr wb ,,,,,,,,,,,,, Selamat malam rekan-rekan guru semua yang berada diseluruh Indonesia,,,,,,,,,,

Tunjangan Sertifikasi Guru atau yang disebut dengan Tunjangan Profesi Guru (TPG) adalah tunjangan yang diberikan kepada pendidik / guru yang memiliki sertifikat pendidik sebagai penghargaan atas profesionalitasnya.


Salah satu hal penting yang menjadi salah satu syarat bagi guru penerima tunjangan profesi guru yang mulai diberlakukan pada tahun pelajaran 2016/2017  yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru ini terdapat pada pasal 17, yakni : Guru Tetap pemegang Sertifikat Pendidik berhak mendapatkan tunjangan profesi apabila mengajar di satuan pendidikan yang rasio minimal jumlah peserta didik terhadap gurunya, untuk masing-masing jenjang/tingkat pendidikan adalah sebagai berikut :

a.   TK, RA, atau yang sederajat 15:1;
b.   SD atau yang sederajat 20:1;
c.   MI atau yang sederajat 15:1;
d.   SMP atau yang sederajat 20:1;
e.   MTs atau yang sederajat 15:1;
f.    SMA atau yang sederajat 20:1;
g.   MA atau yang sederajat 15:1;
h.   SMK atau yang sederajat 15:1; dan
i.    MAK atau yang sederajat 12:1.

Download Surat Edarannya  DISINI

Lalu, bagaimana dengan jumlah peserta didik yang dalam 1 (satu) Rombel-nya tidak memenuhi syarat minimal yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 pada Pasal 17 Ayat 1 di atas. Apakah guru yang mengajar di kelas bersangkutan mendapatkan TPG atau tidak? Bersambung.... Baca Selanjutnya Di Halaman 2  DISINI

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GURU TETAP TERIMA TUNJANGAN PROFESI WALAUPUN JUMLAH SISWA TIDAK MEMENUHI RASIO PESERTA DIDIK PADA ROMBONGAN BELAJAR YANG TIDAK PARALEL"

Posting Komentar