Pages 2 Guru Honorer, Dibutuhkan tetapi Diabaikan - INFO MENDIKBUD

Pages 2 Guru Honorer, Dibutuhkan tetapi Diabaikan

Ironisnya lagi, pembayaran yang sudah rendah itu seringkali menunggak hingga berbulan-bulan. Seperti yang dialami guru honor Kabupaten Pulau Morotai yang terakhir menerima honor pada April 2017.
Untuk menutupi kekurangan, para guru honor biasa melakukan pekerjaan lain seperti memancing bagi yang tinggal di daerah pesisir, berkebun, atau menjadi tukang ojek.
Jika mereka tidak bisa mendapat status ASN tanpa tes, mereka berharap, paling tidak, mereka bisa mendapat honor yang layak.


PGRI Maluku Utara bersama seluruh PGRI di Indonesia dan PGRI pusat telah pula mengusulkan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) agar para guru honor, khususnya yang masa pengabdiannya lebih dari 5 tahun dapat langsung diangkat menjadi ASN. Akan tetapi, semua upaya itu menurut Ketua PGRI Maluku Utara Arifin Kamaludin belum membuahkan hasil karena berbagai alasan.
Kondisi pendidikan di Maluku Utara yang saat ini jauh tertinggal jika dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia, seperti tergambar dalam setiap pelaksanaan ujian nasional SMP dan SMA sederajat yang berada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia harus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Pembenahan itu, di antaranya melalui peningkatan profesionalisme guru. Sebab mereka bilang, guru yang profesional akan menghasilkan anak didik yang berkualitas. Akan tetapi, bagaimana profesional guru bisa diwujudkan kalau statusnya hanya sebagai guru honorer dengan honor yang rendah pula?
Sumber : Okezone
Demikian informasi yang dapat infomendikbud.com berikan, Semoga ada manfaatnya untuk kita semua............

loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pages 2 Guru Honorer, Dibutuhkan tetapi Diabaikan"

Posting Komentar